Sabtu, 09 Maret 2013

Ayo ke Museum Lagi: Museum Gula Gondang Winangoen



Beberapa kali melintasi jalan Jogja-Solo, saya melihat sebuah papan nama bertuliskan “Museum Gula”. Saya merasa penasaran apa aja yang dipajang di dalam museum. Kemarin saya berangkat dari Jogja sekitar pukul 8.30. Perjalanan sekitar 20 menit dari Jogja. Museum ini terletak di Jogonalan, Klaten tepatnya tepi jalan Jogja-Solo sehingga cukup mudah untuk dikunjungi.


Harga tiket masuknya Rp. 5.000,- cukup murah dan masih terjangkau. Di halaman museum terdapat lokomotif tua yang sudah “istirahat”. Ada sebuah lokomotif yang diberi nama “Simbah” yang merupakan lokomotif tertua yang dimiliki pabrik gula ini.
Masuk ke dalam museum terdapat sebuah maket besar tentang bangunan pabrik serta daerah-daerah areal perkebunan tebu yang dimiliki pabrik ini. Terdapat juga mesin-mesin penggilingan tebu, alat-alat untuk menanam, jenis-jenis gulma, jenis hama, sampai peralatan kantor pabrik tersebut dari masa ke masa.



Museum ini tampaknya kurang terawat. Terlihat beberapa maket sudah rusak dan usang. Lampu-lampu penerangan benda-benda museum juga tidak menyala semua. Suasana museum terlihat gelap dan menyeramkan. Museum ini sebenarnya menarik untuk dikunjungi karena menambah informasi tentang seluk-beluk pabrik, tebu dan olahannya yaitu gula.

Satu hal lagi yang menarik dari berkunjung ke pabrik gula ini yaitu mengunjungi museum dan dilanjutkan dengan masuk kedalam pabrik. Namun perjalanan tersebut harus rombongan minimal 8-12 orang. Biaya yang dikenakan untuk masuk museum dan pabrik gula Rp. 10.000 namun ada juga paketan dari pabrik gula yaitu paket masuk museum, pabrik, dan eco park dengan menaiki lori. Untuk paket yang ini hanya bisa dilakukan minimal 30 orang.


Apakah kamu tertarik? Jika berminat bisa berangkat bersama-sama dari Jogja. Menikmati keindahan museum dan suasana pabrik gula. Pada bulan Mei merupakan bulan giling tebu jadi waktu yang tepat untuk berkunjung ke pabrik.



 foto oleh Dimaz Maulana dan Clarita Pinky D.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

bajak