Kamis, 17 Januari 2013

#30HariMenulisSuratCinta - Surat untuk PSIM

Dear PSIM Jogja, (@PSIMJOGJA)

Kompetisi sebentar lagi digelar, sudah siapkah kamu? Seperti biasa persiapan yang mepet menjadi hal yang lumrah bakal wajib. Target tinggi selalu dipatok oleh manajemen tapi sampai sekarang belum ada hasil yang mampu dibanggakan oleh pendukungmu.

Berdiri sejak tahun 1929, kamu digdaya ketika awal-awal kompetisi perserikatan namun pontang-panting ketika era Liga Indonesia. Beberapa kali mampu promosi ke kasta tertinggi namun harus berakhir dengan degradasi.

PSIM….
Aku hanya ingin kau jaya kembali setidaknya seperti tahun 2005. Ketika kamu juara divisi 1 Liga Indonesia. Kamu mampu mengalahkan Persiwa Wamena. Kamu masih ingat tentunya ketika seluruh pendukungmu berbondong-bondong menuju Soreang untuk mendukungmu.

Arak-arakan pendukung mengelu-elukan namamu. Membawa piala keliling ruas jalan kota Jogja. Pendukung setia mengawal hingga saat ini meski ada persimpangan di antara mereka namun kamu tetap yang didukung.
PSIM kami masih setia menunggu, aku yakin banyak yang mengernyitkan dahi apa mungkin kamu juara lag?. Ledakan stadion tua Mandala Krida dengan riuh rendah pendukung. Buat semua warga Jogja bangga dengan prestasimu. Buat semua jalanan sepi ketika kamu bertanding. Buat stadion penuh sesak ketika pertandingan baru dua jam lagi digelar.

Sebentar lagi kamu akan mengarungi kompetisi. Meski baru menjaring 16 pemain aku yakin kamu mampu berbicara di level tertinggi Liga Indonesia. Tidak ada yang tidak mungkin itu yang menjadi semangatku.  


Dimaz Maulana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

bajak